Hari Raya  Idul Adha sebentar lagi, para pengurus masjid segera mengirimkan surat kepada tiap-tiap RW disekitar lingkungan masjid Al-aula, untuk memberikan bantuan berupa dana atau hewan untuk kurban. Surat yang dilayangkan berjumlah empat buah, karna sesuai dengan jumlah RW disekitar lingkungan.

Kemudian masing-masing RW mengirimkan surat kepada RT, yang berisi untuk membantu pelaksanaan acara tersebut dengan memberikan sumbangan sebesar Rp. 300.000. Bapak-bapak RT mulai membuat proposal untuk menggalang dana.

Dari tahun ke tahun, pemotongan hewan kurban dimasjid semakin berkurang. Hal ini diakibatkan karena kurangnya profesionalisme dari tiap-tiap RT, tetapi ada satu RT yang dapat menyumbang kan hewan kurban sekaligus dana yang lebih dari target. RT tersebut  dalam menjalankan tugasnya bisa dikatakan profesionalisme, tetapi para RT yang lain enggan untuk bertanya dan belajar, jika semua RT bisa profesionalisme dengan tugasnya pastinya jumlah hewan yang dikurbankan lebih banyak dari tahun ini, karena kurangnya profesionalisme yang didapatkan hanya keresahan, resah karena tidak memenuhi target. Semoga saja di tahun berikutnya sikap profesionalisme dari RT yang berhasil tersebut bisa tertular kepada RT yang lain, sehingga jumlah hewan yang kurbankan bisa lebih banyak.

Iklan